Ini Yang Terjadi Jika Semua Gunung Api Di Dunia Meletus

Berita meletusnya sebuah gunung berapi tentu selalu memberi rasa ngeri bagi masyarakat di Indonesia. Pasalnya Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak memiliki gunung berapi yang masih aktif.

Peristiwa Gunung meletus di kategorikan sebagai peristiwa bencana alam yang memiliki dampak luar biasa bagi penduduk yang tinggal di sekitar lokasi.

Meletusnya gunung berapi di tandai dengan proses yang cukup panjang mulai dari erupsi, awan panas, hujan abu, hingga gempa bumi.

Setidaknya hal tersebut yang di ketahui oleh orang orang yang melihat berita mengenai meletusnya gunung api.

Lalu apa yang terjadi jika tidak hanya satu atau dua gunung saja yang meletus melainkan semua gunung berapi di dunia? Terdengar mengerikan dan tak bisa di bayangkan bukan?

Memang kecil kemungkinan gunung api meletus secara bersamaan. Para ilmuwan pun setuju dengan hal itu. Setiap hari gunung api yang mengalami erupsi di perkirakan sekitar 10-20 gunung.

Sedangkan menurut ahli geologi Universitas Radford, Parv Sethi jika gunung berapi di daratan meletus bersamaan, dampaknya tentu sangat besar, bahkan lebih besar dari dampak ledakan nuklir.

Lava panas akan mengalir membakar semua yang di lintasi serta gempa saat gunung mengeluarkan isinya, abu dan gas vulkanik yang sangat berbahaya.

Namun itu hanya terjadi saat gunung mengalami erupsi. Setelah erupsi, masih ada lagi dampak yang akan terjadi.

Ini Yang Terjadi Jika Semua Gunung Api Di Dunia Meletus

Bumi Setelah Erupsi

  1. Bumi Gelap

Saat gunung api meletus, akan ada abu tebal yang menyelimuti permukaan langit bumi. Hal ini menyebabkan cahaya matahari yang seharusnya menyinari bumi menjadi terhalang. Oleh sebab itu bumi akan nampak sangat gelap. Kondisi ini juga akan menyebabkan proses fotosintesis pada tanaman jadi terganggu sehinga merusak hasil panen dan membuat suhu bumi berubah.

Diperkirakan abu dari letusan gunung api secara bersama sama itu akan menutupi bumi selama 10 tahun.

  1. Hujam Asam & Suhu Bumi Dingin

Jika mengembun terlalu tinggi di langit, gas vulkanik bisa berubah menjadi hujan asam. Hujan tersebut membuat tanaman yang awalnya selamat dari abu vulkanik akhirnya mati, mencemari tanah dan juga air laut.

Air laut asam akan membunuh karang dan makhluk becangkang keras

Selain itu ledakan vulkanik yang melepaskan abu, debu serta gas akan memantulkan sinar matahari dari bumi dan membuat bumi menjadi dingin untuk sementara waktu

  1. Suhu Bumi Memanas

Ledakan vulkanik tidak hanya melepaskan abu dan debu saja namun juga melepaskan gas rumah kaca seperti karbon dioksida ke atmosfer bumi. Hal inilah yang membuat suhu dingin di Bumi menjadi reda.

Akan tetapi di sisi lain gas rumah kaca di atmosfer juga membuat bumi makin panas pada akhirnya.

Suhu bumi akan semakin hangat, lama kelamaan es mencair sehingga permukaan air laut naik dan suhu air laut juga memanas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *