Heboh, Penampakan Hantu Di Luar Angkasa Oleh NASA

Teleskop NASA lagi lagi menggegerkan public karena dalam menampilkan sebuah penampakan yang terlihat seperti hantu menyerupai wajah raksasa. Penampakan mengerikan itu makin terlihat seram karena pada penampakan wajah tampak dua bola mata raksasa yang bercahaya berwarna putih.

Dengan tampilan seperti itu, maka tak heran jika orang orang yang melihat langsung menyebut foto hasil teleskop NASA tersebut sebagai penampakan luar angkasa

Saat di konfirmasi, ternyata ada penjelasan secara ilmiah mengenai penampakan tersebut. menurut NASA, wajah yang tampak seram itu sejatinya merupakan dua galaksi yang tengah mengalami proses merger atau penggabungan.

Kedua galaksi bertabrakan secara langsung sehingga dapat di lihat juga melalui teleskop campuran antar bintang dari masing masing galaksi.

Sebenarnya, tabrakan antar dua galaks sudah cukup sering terjadi di alam semesta. Akan tetapi tabrakan secara langsung seperti yang terjadi pada dua galaksi di penampakan teleskop itu bisa di bilang cukup jarang.

Hasil dari tabrakan dua galaksi secara langsung memicu munculnya cincin yang berbentuk khas. Tampilannya menyeramkan dan sering di sebut sebagai penampakan hantu di luar angkasa.

Proses merger menimbulkan gelombang kejut gravitasu yang dapat memunculkan bintang. Material yang bertabrakan dan terkompresi itulah yang menjadi penyebab. Dengan begitu, material yang tersebar bisa membentuk fitur hidung dan wajah dalam sebuah system galaksi.

Penampakan berbentuk wajah terbentuk dari lingkaran bintang muda yang berwarna biru. Akan tetapi penampakah hidung dan mulut tersbentuk dari kumpulan bintang yang padat.

Heboh, Penampakan Hantu Di Luar Angkasa Oleh NASA

Tentang Tabrakan Antar Galaksi

Cincin yang menyerupai penampakan itu hanya dapat terbentuk melalui tabrakan antar galaksi pada orientasi yang tepat. Tabrakan tersebut akan memicu tarikan dan renggangan piringan gas.

Selain itu, tabrakan antar galaksi juga memperngaruhi debu dan bintang bintang yang ada di sekeliling galaksi untuk berpindah mengarah ke luar.

Akibat dari tabrakan tersebut, akan muncul sebuah bentuk cincin yang padat. Bentuknya bahkan menyerupai wajag dan hidung.

Sebagai tambahan informasi, galaksi cincin sangat jarang terjadi. Jumlahnya hanya ada beberapa ratus yang terdapat di lingkungan kosmik yang lebih besar.

Selain fenomena cincin galaksi akibat proses merger, ada pula fenomena yang tak kalah istimewa dari pembentuka maupun penggabungan galaksi.

Sebagian besar tabrakan galaksi lebih sering terjadi pada dua galaksi dengan ukuran berbeda. Sehingga yang terjadi adalah galaksi dengan ukuran lebih besar akan melahap galaksi lain di sekitarnya yang memiliki ukuran lebih kecil.

Hal itu pernah di alami oleh galaksi kita bimasakti. Galaksi bimasakti merupakan salah satu galaksi yang bersifat kanibal dan memakan galaksi lain yang memiliki ukuran lebih kecil di banging bimasakti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *